Peluang Bisnis Sektor Perikanan Yang Menjanjikan

Published on 9 Jan. 2019, 8.32

Jika Anda tertarik untuk berbisnis di sektor perikanan, tidak ada salahnya jika Anda melirik bisnis tambak udang vaname. Permintaan pasar dan harga udang vaname yang tinggi serta perputaran uang yang cepat menjadikan bisnis ini layak untuk Anda pertimbangkan.
--
Udang vaname adalah udang yang berasal dari bagian barat pantai Amerika Latin dan telah berhasil dibudidayakan di Indonesia. Udang vaname terkenal lebih unggul dibanding udang jenis lain dalam hal daya tahan terhadap penyakit, kepadatan tebar serta tingkat respon terhadap pakan.
Tidak aneh jika kemudian udang vaname menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk dijadikan komoditas budidaya unggulan. Lantas hal apa sajakah yang menjadikan bisnis tambak udang vaname ini sebagai pilihan bisnis yang menjanjikan.
Berikut beberapa alasannya menurut Harya Candrasa Koostanto, Chief Executive Officer dari Mina Ceria Nusantara.
Mina Ceria Nusantara adalah perusahaan jasa budidaya udang yang telah sukses mengembangkan dan mengoperasikan 98 kolam tambak udang vaname berteknologi intensif yang tersebar di daerah Subang dan Indramayu, Jawa Barat.
Permintaan pasar tinggi
Permintaan udang vaname di pasar tergolong tinggi baik untuk kebutuhan ekspor maupun dalam negeri. Udang vaname laku dalam berbagai ukuran dan jenis olahan.
“Tidak perlu khawatir untuk penjualan karena permintaan cukup tinggi baik untuk ekspor maupun lokal. Bisa langsung jual ke pabrik pengolahan, supermarket atau melalui pengepul”, jelas Harya.
“Kalau ke pengepul contohnya, menjelang panen tinggal kontak saja. Biasanya berapapun ukuran dan jumlah yang akan kita panen, mereka pasti beli. Tinggal harganya cocok atau tidak”, tambahnya.
Harga jual tinggi
Harga udang vaname termasuk tinggi dan relatif stabil. Harga jual yang tinggi ini, di samping kapasitas produksi yang juga tinggi, menyebabkan bisnis ini dapat mendatangkan pemasukan yang terhitung besar.
“Harga udang vaname terpantau tinggi dan meskipun terjadi fluktuasi tetapi masih aman, tidak sampai merugi.”
“Kalau budidaya udang vaname berjalan lancar, dengan produktivitas 9-11 ton per hektare produktif saja, penjualan udang dapat mencapai 900 juta sampai dengan 1 milyar rupiah. Laba bersih sekitar 200-300 juta, sehingga dengan modal 750 juta, bisa dapat untung sebesar 30 persen sekali budidaya” terang Harya.
Balik modal cepat
Budidaya udang vaname berlangsung dalam waktu yang cukup singkat, didukung dengan harga jualnya yang tinggi maka balik modal pun dapat tercapai dalam waktu yang tidak terlalu lama.
“Satu siklus budidaya udang vaname berlangsung sampai 95-110 hari, jadi setahun bisa 2-3 kali siklus budidaya. Umumnya balik modal tercapai setelah 3-4 siklus budidaya atau 1,5 – 2 tahun”
“Tetapi kami juga pernah juga mendapatkan keuntungan sampai dengan 60% sekali budidaya. Bayangkan jika tiap siklus seperti itu, bukan mustahil dalam 1 tahun sudah balik modal” tambah Harya.
--

Meskipun demikian, dengan berbagai keunggulan di atas, bisnis tambak udang vaname ini membutuhkan modal yang cukup besar. Pastikan Anda memiliki perencanaan yang matang sebelum memutuskan untuk menjadi pebisnis udang vaname agar investasi modal Anda dapat digunakan secara tepat guna dan tepat sasaran.

Pastikan juga Anda memiliki tim kerja yang profesional dan berpengalaman untuk mengelola tambak udang vaname Anda. Hal tersebut bertujuan agar kegiatan budidaya udang vaname dapat berjalan dengan lancar dan memiliki produktivitas yang optimal.